Presentasi Mentoring ke Sekolah

Tanggal 21 Oktober menjadi tanggal yang penting bagi kami. Sebab, hari itu kami dijadwalkan untuk mempresentasikan program Mentoring ke Pihak Guru dan Kepala Sekolah SMA 1 Yogyakarta. Awalnya direncanakan di Mulmed akan tetapi karena pas ada tamu juga dari SMA 3 Makassar, pertemuan ini pun dipindah di Lab Biologi. Tapi tak apa, sebab yang terpenting adalah bertemu guru-guru.

img_5738

Acara dimulai pukul 9.30. Diawali dengan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ibu Sri Sumilir. Beliau menyampaikan tentang apa itu mentoring, harapan dari sekolah, dan juga perbedaan antara mentoring kali ini dengan yang lampau. Kemudian, penjelasan teknis disampaikan oleh Ketua Program Mentoring dari pihak Sekolah yaitu Bapak Syahrullah.

Mulai periode ini, guru-guru akan berperan aktif dalam kegiatan mentoring yaitu dengan adanya jadwal guru piket mentoring, serta ada guru yang mendampingi tiap mentor. Ada 12 guru yang mendampingi mentor, artinya tiap guru mendampingi 2-4 mentor. Nah, harapannya dengan cara seperti ini hubungan antara mentor dengan sekolah akan menjadi lebih baik. Sebab, 3 pekan sekali mentor akan melaporkan perkembangan kelompoknya pada guru pendamping.

img_5733

Setelah itu, Juna selaku Kadept pembinaan mempresentasikan program mentoring dan kemudian (yang ditunggu-tunggu) memperkenalkan mentor-mentor pada guru. Bapak dan Ibu guru meminta ditunjukkan foto-foto mentornya, alhasil menjadi suatu hal yang menyenangkan dan lucu ketika bapak dan ibu guru mengingat-ingat lagi muridnya yang sudah lulus. Lucunya lagi, ada teman-teman mentor yang fotogenik dan ada yang tidak. Foto yang dipasang jadi terserah tim pembinaan. Saya sendiri dikasih foto pas kaosan dan sarungan, hehe. Sementara Juna pasang foto dengan pose keren (pencitraan!)

img_5748

Alhamdulillah, sesi itu berjalan dengan lancar dan akrab. Bahkan, kami dijamu oleh bapak dan Ibu guru dengan Soto dari kantin. Sambil menyantap Soto, ada diskusi yaitu tambahan dan pertanyaan dari bapak dan ibu guru. Pak Yudi misalnya, menekankan bahwa siswa itu perlu ditingkatkan kepekaannya. “Saya itu menghapus papan tulis sampai bersih nggak ada yang maju untuk menggantikan..” dan “Kalau ada yang membuat kekotoran di belakang kelas itu malah saling menyalahkan bukan inisiatif membersihkan…” Nah, masukan seperti ini sesungguhnya sangat penting untuk mengenali sesungguhnya apa yang perlu diperhatikan dari adik-adik kita tersayang itu.

Pak Yusuf dan Pak Anas, selaku guru Agama menekankan tentang bacaan Quran yang beberapa masih belum menguasai. Menurut beliau, angkatan sebelumnya pun juga beberapa masih susah bacaan qurannya. Nah, diskusi ini sesuai sekali dengan penekanan pada tema mentoring tahun ini yaitu Akhlaq dan Quran.

Di akhir acara, Pak Rudy, kepala sekolah kita hadir memberi sambutan yang menyemangati. Setelah itu, dari KSAI Al Uswah menyerahkan buku “Alumni Menulis” Cetakan pertama sebagai suatu tanda terima kasih atas jamuannya dan penerimaannya yang sungguh menghangatkan hati.

img_5760

Semoga, ke depan mentoring bisa jauh lebih berkualitas dan menyenangkan!

 

Bagaimana Menurutmu?

%d bloggers like this: