Siklon Cempaka, Saatnya Banyak Berdoa

 

Selama tiga hari ke depan, diprediksi wilayah Yogyakarta dan sekitarnya mengalami hujan lebat seperti yang telah terjadi hari ini (28 November 2017). Telah banyak laporan yang masuk ke badan penanggulangan bencana, seperti jembatan ambrol, banjir yang sampai menenggelamkan rumah, dan tanah longsor. Telah ada korban jiwa juga. Hujan lebat ini disebabkan oleh terbentuknya siklon tropis yang diberi nama Cempaka, sebagai tanda ini siklon ketiga (diurutkan dari nama-nama bunga sesuai abjad). Selama beberapa dekade ini termasuk kondisi hujan paling lebat yang terjadi di Yogyakarta, setidaknya menurut Bapak saya. Jika ada yang mengetahui kabar keluarga KSAI, atau Alumni Teladan yang kiranya perlu bantuan mohon bisa saling mengabarkan. Kontak KSAI ada di (085648161546 – Haidar)

Nah, kondisi ini bagi seorang muslim seharusnya makin meningkatkan kesadaran kita untuk banyak berdoa kepada Allah. Berikut doa-doa terkait hujan yang saya copast dari Ustadz Abdul Aziz:

Doa Di Musim Hujan

Mumpung musim hujan,yuk amalkan

Hapalkan doa-doa bermanfaat sebelum gerimis menghilang..

A. Saat Angin Kencang

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺧﻴﺮﻫﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ

ﻭﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻣﻦ ﺷﺮﻫﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ
”Allahumma innii as’aluka khairaha wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat bihi.
Wa a’udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi..”

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan angin ini..

dan kebaikan yang terkandung padanya serta kebaikan apa yang dibawanya.
Dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekannya..
dan kejelekan yang ada padanya dan kejelekan apa yang dibawanya..”
(HR al-Bukhari: 899, at-Tirmidzi: 3449)

B. Bila Mendengar Petir

ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺴﺒﺢ ﺍﻟﺮﻋﺪ ﺑﺤﻤﺪﻩ ﻭﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ
ﻣﻦ ﺧﻴﻔﺘﻪ
“Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi..”

“Maha Suci Allah yang petir bertasbih dengan memujiNya, begitu juga para malaikat, karena takut kepadaNya..”
(Shahih Mauquf; al-Muwaththa’: 2/992, Shahih al-Adabul Mufrad: 556 al-Albani)

C. Ketika Turun Hujan

”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan,

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻴﺒﺎ ﻧﺎﻓﻌﺎ
”Allahumma shayyiban nafi’an..”

“Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat..”
(HR al-Bukhari: 1032)

D. Apabila Hujan Lebat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa,

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺣﻮﺍﻟﻴﻨﺎ ﻭﻟﺎ ﻋﻠﻴﻨﺎ,ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺂﻛﺎﻡ ﻭﺍﻟﻈﺮﺍﺏ ﻭﺑﻄﻮﻥ ﺍﻟﺄﻭﺩﻳﺔ ﻭﻣﻨﺎﺑﺖ ﺍﻟﺸﺠﺮ

“Allahumma hawaalaina walaa ’alaina. Allahumma ’alal aakami, wazh zhiraabi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari..”

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami.
Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan..”
(HR al-Bukhari: 1013, Muslim: 897)

E. Usai Hujan Turun.

ﻣﻄﺮﻧﺎ ﺑﻔﻀﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺣﻤﺘﻪ

’Muthirna bi fadhlillahi wa rahmatihi..”

“Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah..”
(HR. al-Bukhari: 846, Muslim: 71)

Senantiasa ada doa kebaikan di setiap keadaan..

Wallahu a’lam

 

*foto dari Antara dan Tribun Jogja

Bagaimana Menurutmu?

%d bloggers like this: